Tidak
ada kerinduan lain, hanyalah satu yang pasti seperti biasanya adalah
aksi-aksi protest dibawah kordinasi yang selama ini dilakukan atas nama
perjuangan rakyat Papua Barat adalah bernafas damai, disiplin dan
bertanggung-jawab.
Saudara/i aktifist Papua Barat dididik untuk berkomunikasi secara
terbuka dan positif kepada semua aparat setempat entah dalam persiapan
ketika menyampaikan surat pemberitahuannya kepada pihak pemerintah
Jakarta dalam hal ini kepada pihak aparat TNI POLRI ditanah air Papua
Barat ataupun pihak aparat yang hadir dalam jalannya aksi damai sehingga
saudara/i aktifist tentu merasa bertanggung-jawab secara baik dan
disiplin dalam pengertian bersama.
Bagaimanapun patut diakui bahwa masih terkesan belum ada perubahan yang
besar terhadap kehidupan aktifitas politik rakyat Papua Barat selama ini
karena masih selalu diperhadapkan dalam nilai-nilai ancaman, teror-
intimidasi bahkan terancam DPO akan dibunuh oleh pihak aparat TNI POLRI
ketika rakyat Papua Barat berjuang menyampaikan aspirasinya didalam kota
secara terbuka, damai selama ini.
Untuk meresponse ini, siapa saja tentu hal ini kita semua tidak ingin
hal itu harus terjadi karena aparat TNI POLRI dan rakyat Papua Barat
sudah tentu harus bersama-sama menjaga perdamaian ditanah air Papua
Barat khususnya pemerintah Jakarta sudah saatnya harus mendewasakan
aparat TNI POLRInya dalam penanganan konflik hukum secara adil dan
beradab bagi aktifist-aktifist dan rakyat Papua Barat yang terus
berjuang dengan damai dan disiplin didalam kota menyuarakan aspirasinya
secara demokrasi alanya Papua Melanesia.
Dengan demikian menjelang aksi rakyat Papua Barat 1 Mei mendatang,
kiranya aparat TNI POLRIpun tidak harus menciptakan situasi yang tegang,
penuh intimidasi atau apa menurut pengertian melanggar hak-hak asasi
manusia dan tidak nyaman bagi masyarakat Papua Barat waktu berunjuk rasa
aksi protest dilaksanakan. Karena itu sangat diharapkan dari pesan
facebook yang terbaca beberapa hari ini setelah dikordinasi dengan
saudara/i aktifist Papua Barat bahwa aksi rakyat Papua Barat akan
berjalan dengan damai dan bertanggung-jawab dimana semua aktifitasnya
sudah pasti memainkan alat musik khas Papua Barat mewarnai jalannya aksi
pada hari dimaksud secara damai dan harmonis.
Akhirnya, kamipun percaya, pemerintah Jakarta melalui pesan vertikal
horinsontalnya kepada aparat TNI POLRI di tanah Papua Barat kiranya
menjamin nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan rakyat Papua Barat
dan bukan harus mengintimidasi dan atau lakukan tindakan kekerasan
lainnya yang akan menjadi rekord kurang simpati dari masyarakat
internasional kepada pemerintah Jakarta berkenaan dengan penanganan
sejumlah pelanggaran Ham berat yang terjadi selama ini di Papua Barat.
Sementara sharing yang bisa dibagikan menjadi pertimbangan kita semua
baik pemerintah Indonesia, rakyat Papua Barat itu sendiri dan masyarakat
internasional yang turut peduli dengan situasi tanah air Papua Barat.
Salam Demokrasi Merdeka - Terima Kasih



Tidak ada komentar:
Posting Komentar